Mengikuti Program INTERNASIONAL, 4 Mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro telah dinyatakan LULUS

Selamat & Sukses! Kepada 4 mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro yang telah menyelesaikan program pertukaran mahasiswa Internasional antara Universitas Muhammadiyah Metro dengan Asia University, Taiwan.

Dalam hal ini sebagai bukti kelulusan mahasiswa mandapat sertifikat dan transkrip nilai. Semoga pengalaman yang didapat, bisa menjadi kompetensi menuju kesuksesan.

Rektor Universitas Muhammadiyah (UM) Metro Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd. serahkan sertifikat dan transkrip nilai program pertukaran mahasiswa internasional dengan Asia University, Taiwan kepada 45 mahasiswa UM Metro, Selasa (13/9/2022).

45 mahasiswa ini tersebar di pelbagai program studi di lingkungan UM Metro. Ke-45 mahasiswa ini juga diketahui memilih 4 mata kuliah yang berbeda saat menempuh program Virtual Exchange Program Spring Semester 2022 dengan Asia University, Taiwan kali ini.

Mata kuliah yang mereka pilih selanjutnya akan direkognisi ke dalam mata kuliah yang berkaitan di program studi yang mereka tempuh di UM Metro.

Rektor UM Metro mengaku bangga atas kegiatan internasional yang dilakukan mahasiswa UM Metro ini. Menurutnya hal ini menjadi bagian untuk mendukung akreditasi Prodi dan Lembaga menjadi unggul.

“Semakin banyak mahasiswa  kita berkegiatan akademik di luar negeri dan juga mahasiswa luar negeri yang kuliah di UM Metro, insya Allah keinginan UM Metro untuk memperoleh akreditasi unggul akan tercapai,” katanya.

Jazim berpendapat banyak faktor untuk meraih akreditasi unggul, di samping banyaknya akreditasi prodi yang sudah unggul atau A, harus ditopang juga dengan jumlah dosen yang bergelar doktor dan jumlah jenjang jabatan akademik lektor kepala.

“Saya tetap berharap dukungan dari mahasiswa. Mahasiswa yang lulus tepat waktu, memperoleh IPK dengan pujian, memiliki artikel yang terbit di jurnal nasional atau internasional juga akan mendukung mimpi kita bersama untuk meraih akreditasi unggul. Dan semoga ini juga memotivasi mahasiswa lainnya untuk mengikuti jejak mahasiswa yang ada di ruangan ini,” tambahnya.

Sejalan dengan pernyataan Rektor UM Metro, Kepala Pusat Kerja Sama dan Kantor Urusan Internasional UM Metro Fenny Thresia, S.Pd., M.Pd. juga berharap mahasiswa yang lain bisa ikut di program short course berikutnya.

“Short course itu tidak harus pinter banget Bahasa inggrisnya, yang penting komitmen  dan disiplin. Adik-adik yang belum bergabung, bisa bergabung di program short course selanjutnya. Karena kita tiap tahun mengagendakan program short course,” paparnya.

Menurutnya sertifikat dan transkrip nilai dikeluarkan langsung dari kampus mitra (Asia University) bukan dari kampus internal yang dikirimkan melalui jasa pengiriman.

“Setelah kami menerima nilai-nilai tersebut, lalu kami kirimkan salinannya ke Prodi masing-masing untuk bahan rekognisi. Adik-adiknya bisa follow-up ke prodinya masing-masing perihal nilainya bisa direkognisi ke mata kuliah apa saja,” sambungnya.

Lebih lanjut, Fenny menjelaskan jumlah mata kuliah yang bisa direkognisi relatif berbeda di setiap Prodi.

“Karena ini sifatnya kebijakan dari Prodi masing-masing, mau diconvert ke berapa mata kuliah, jadi tidak boleh saling iri jika pengakuannya berbeda ya misalnya kenapa di Prodi Ilmu Komputer lebih banyak pengakuannya ketimbang di Prodi lain. Semuanya balik lagi ke kebijakan Prodi, selain karena ada hubungan erat antara mata kuliah di Prodi dan mata kuliah yang dipilih di Asia University,” tukasnya.