
Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali menggelar Baitul Arqom bertajuk ‘Terwujudnya Insan Profetik Profesional, Modern dan Mencerahkan’ di Aula Gd. FIKOM, Kampus III, Jum’at-Ahad (13-15/08/2021).
Baitul Arqom diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari Dosen dan Karyawan UM Metro, dengan menghadirkan Master of Trainer dari Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung.
“Dalam penjaringan sebelumnya ada sekitar 40 peserta namun karena beralasan sedang sakit yang dapat mengikuti Baitul Arqom menjadi 32 orang,” ungkap Fathur Rohman, M.S.I., dalam laporannya selaku ketua panitia.
Fathur Rohman juga menambahkan bahwa Baitul Arqom sifatnya wajib bagi Dosen dan Karyawan UM Metro.
“Perlu kami ingatkan bahwa pelaksanaan Kaderisasi Baitul Arqam merupakan kewajiban bagi Dosen & Karyawan di AUM PTMA, sekaligus sebagai syarat administrasi kepegawaian baik kenaikan pangkat maupun yg lainnya. Manfaatkan kesempatan terbaik ini,” imbuhnya.
Senada Wakil Rektor I UM Metro Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd., mewakili Rektor UM Metro dalam sambutannya menyebut bahwa kegiatan Baitul Arqom sudah terdapat dalam Statuta UM Metro.
“Baitul Arqom ini dasarnya ada dalam Statuta UM Metro dan merupakan bagian dari pembinaan yang dilakukan UM Metro terhadap Dosen dan Karyawannya. Jadi siapa saja yang sudah berada di UM Metro dan Muhammadiyah secara umum harus mengikuti pengkaderan, sehingga nanti perilaku dan tindakan setiap Dosen dan Karyawan harus mencerminkan Kepribadian Muhammadiyah,” ungkapnya.
Tiga dosen Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIP UM Metro yang mengikuti kegiatan Baitul Arqom ini yaitu Desi Budiono, M.Pd., Fajri Arif Wibawa, M.Pd. dam Lilian Mega Puri, M.Pd. Dalam mengikuti kegiatan Baitul Arqom ini Desi Budiono, M.Pd. mendapat penghargaan nilai post tes terbaik 3, Lilian Mega Puri, M.Pd. mendapat penghargaan dari pemateri Bapak Eko Budi S yaitu atas kedisiplinan datang awal saat sholat Lail dan Fajri Arif Wibawa, M.Pd mendapat penghargaan Peserta Terbaik 1 dalam kegiatan Baitul Arqom ini.